Kenapa Keputihan Bisa Bikin Gatal? Bagaimana Mengatasinya?

Diposting pada

Keputihan memang lumrah terjadi pada wanita. Namun ketika keputihan gatal hingga membuat nyeri tentu akan mengganggu aktivitas kita sehari-hari. Pastinya nggak nyaman banget kan kalau area Miss V terasa gatal karena keputihan? klik Cara Membersihkan Rahim Tanpa Kuret

Keputihan bisa menyebabkan gatal itu ada penyebabnya. Nah bila keputihan gatal dan berubah warna bisa jadi keputihan itu sudah tidak normal karena infeksi. Masalah ini pun terjadi bermula dari kebersihan area kewanitaan yang tidak terjaga dengan baik.

“Pemicu awalnya adalah kondisi organ intim yang lembab, sehingga menjadi media yang baik untuk jamur dapat tumbuh. Membersihkan area intim sebaiknya tidak menggunakan sabun karena bersifat basa. Lebih baik dengan air biasa atau menggunakan cairan khusus pembersih vagina dengan pH yang sesuai,” ungkap Dr. Rino Bonti Tri H. Shanti, SpOG dari Rumah Sakit Hermina Jatinegara, dalam diskusi “Pentingnya Menjaga dan Merawat Daerah Kewanitaan” yang diselenggarakan Resik V Godokan Sirih dari PT Kino Tbk., di Jakarta, 16 Oktober. klik Obat Buah Zakar Besar Sebelah

Dr Bonti  menyarankan sebaiknya menghindari douching yaitu menyemprotkan cairan khusus ke dalam vagina. “Lebih baik dibersihkan dengan air atau cairan khusus untuk organ intim yang aman,” ungkap dr. Bonti.

7 cara mengatasi keputihan dengan cepat dan alami yang CG! Kasih tahu! Check them out!

Pastikan Semua Pakaian Selalu Bersih

Baik itu pakaian dalam maupun pakaian luar, kondisi saat kita pakai harus selalu bersih. Sebaiknya, gunakanlah pakaian (terutama celana dalam) berbahan katun, karena bahan ini mampu menyerap keringat dengan cepat, sehingga nggak bikin area Miss V lembab. Selain itu, hindari pemakaian pakaian yang terlalu ketat ya! Apalagi celana, karena hal ini bikin Miss V nggak nyaman.

Baca juga:  Cara Mengobati Patah Pergelangan Tangan

Mengatasi Keputihan dengan Daun Sirih

Daun sirih sudah sejak lama dipercaya dalam mengatasi masalah keputihan. Kita tinggal merendam beberapa lembar daun sirih di dalam air. Setelah dua jam, gunakan air rendaman tersebut untuk membersihkan Miss V. Selain menggunakan daun sirih asli, kita juga bisa menggunakan daun sirih dalam bentuk sabun. Tapi ingat, pilih sabun daun sirih yang kadar asamnya rendah supaya bakteri baik pada Mis V nggak ikut terbasmi.

Mengatasi Keputihan dengan Cuka Apel

Cuka apel dapat membantu menyeimbangkan pH, meningkatkan jumlah bakteri baik, serta menjaga Miss V agar nggak bau. Caranya, campur cuka apel dan satu sendok makan madu dengan segelas air mineral hangat, lalu minum. Jangan lupa untuk meminumnya secara rutin satu gelas per hari untuk melihat hasilnya.

Mengatasi Keputihan dengan Biji Ketumbar

Kalau mengobati keputihan dengan biji ketumbar, kita bisa melakkukannya dengan cara merendam setengah cangkir biji ketumbar dalam segelas air mineral. Biarkan biji-biji tersebut direndam semalaman. Keesokan paginya, minum air rendaman biji ketumbar sebelum perut kita diisi oleh makanan dan minuman apapun.

Mengatasi Keputihan dengan Buah Pisang

Cara yang satu ini bisa dibilang cara paling mudah dan menyenangkan. Why? Karena kita tinggal makan buah pisang dua kali dalam sehari (lakukan setiap hari ya!). Karena buah pisang mampu mengatasi gangguan reproduksi dan menyeimbangkan hormon dalam tubuh kita.

Mengatasi Keputihan dengan Bawang Putih

Orang zaman dulu banyak yang menggunakan bawang putih untuk mengatasi masalah keputihan. Caranya, potong 1 siung bawah putih menjadi dua bagian, lalu letakkan potongan ini di area Miss V. Biarkan semalaman, lalu bilas Miss V dengan air bersih keesokan paginya.

Baca juga:  Cara Cepat Menyembuhkan Patah Tulang Paha

Mengatasi Keputihan dengan Jahe

Jahe termasuk tanaman yang kaya manfaat. Salah satunya dapat membantu mengatasi infeksi yang disebabkan oleh bakteri, termasuk di area Miss V. Caranya, rebus 1 ruas jahe dengan satu gelas air. Kemudian, setelah mendidih, sari jahe tersebut dan minum airnya selagi hangat.

Vaginal douching hanya diberikan untuk infeksi berat di vagina, dan itu pun tidak digunakan secara rutin. Ada baiknya juga untuk memeriksakan diri ke dokter bila keputihan yang dirasakan tidak normal, ya ladies.

Kenapa Keputihan Bisa Bikin Gatal? Bagaimana Mengatasinya?