Siapa Bilang Remaja Tak Butuh Omega-3?

Diposting pada

Siapa Bilang Remaja Tak Butuh Omega-3?

Remaja memang memiliki tubuh yang lebih kuat dibandingkan dengan orang dewasa sehingga usia remaja seringkali dikatakan sebagai usia produktif. Namun, banyak remaja yang justru tidak memperhatikan gaya hidup sehat sehingga hal itu berdampak pada saat beranjak dewasa. Padahal, terdapat asupan gizi yang perlu dipenuhi saat remaja yang berpengaruh terhadap kesehatan di masa tua nanti.

Baca juga : Cara Tradisional Membersihkan Rahim Pasca Keguguran Tanpa Kuret

Penelitian terbaru menemukan bahwa Omega-3 sangat penting bagi otak remaja. Selama remaja, fungsi otak yang berhubungan dengan pembelajaran dan ingatan menjalani pergantian aktif yang membutuhkan DHA dan EPA yang memadai. Asam lemak Omega-3 berperan penting dalam membantu perkembangan kognitif, terutama berkaitan dengan komposisi fosfolid selaput saraf. Hal ini dibuktikan dengan hasil penelitian yang menunjukkan adanya pengaruh DHA dan EPA dalam sistem membran sel otak, sintesis dan pengikat neurotransmiter, transmisi sinyal, dan aktivitas enzim utama seperti serotonin, epinefrin, dopamin, dan norepinephrine.

Dua studi terbaru di Eropa menunjukkan bahwa untuk meningkatkan kesehatan otak pada remaja, dibutuhkan pengurangan asupan lemak jenuh dan peningkatan asupan Omega-3. Dalam studi ini, ditemukan pula bahwa mengonsumsi jenis lemak yang salah pada saat remaja akan berdampak buruk terhadap fungsi kognitif otak ketika dewasa. Selain itu, makanan lemak jenuh atau cepat saji juga dapat mengganggu proses neurogenesis sehingga dibutuhkan asupan Omega-3 untuk mencegah dampak negatif tersebut.

Baca juga : Cara Mengobati Buah Zakar Besar Sebelah Secara Tradisional

Asupan Omega-3 pada remaja juga bermanfaat dalam meningkatkan koordinasi mata, tangan, konsentrasi, dan kecerdasan. Selain itu, masalah pra menstruasi pada remaja perempuan juga dapat diatasi dengan mengonsumsi Omega-3. Efek anti inflamasi yang terkandung dalam Omega-3 dapat meringankan sakit saat menstruasi dan mengurangi kembung pada perut. Untuk manfaat kesehatan yang optimal, sebaiknya remaja mengonsumsi 1000mg EPA dan DHA per hari.

Baca juga:  Penyebab Pernyakit Rakitis Pada Anak

Siapa Bilang Remaja Tak Butuh Omega-3?